KELOMPOK MODEL PENGAJARAN MEMPROSES INFORMASI

KELOMPOK MODEL PENGAJARAN MEMPROSES INFORMASI

 

Model-model memproses informasi (information-processing models) menekankan cara-cara dalam meningkatkan dorongan alamiah manusia untuk membentuk makna tentang dunia (sense of the world) dengan memperoleh dan mengolah data, merasakan masalah-masalah dan menghasilkan solusi-solusi yang tepat, serta mengembangkan konsep dan bahasa untuk mentransfer solusi/data tersebut.

 

Ada delapan model memproses informasi :

  1. 1.       Berfikir Induktif (inductive Thinking)
  • Kemampuan dalam menganalisis informasi dan membuat konsep dianggap sebagai ketrampilan berfikir yang fundamental.
  • Analisis fonetik dan struktural, sebagai salah satu cara kerja dalam model ini, tergantung pada pembelajaran konsep, seperti aturan-aturan gramatikal.
  • Struktur bidang kesusasteraan tergantung pada klasifikasi, kajian masyarakat, negara, dan sejarah mensyaratkan adanya pembelajaran konsep.
  • Tokoh pengembang : Hilda Taba (1966)

Mengkaji bagaimana mengajari siswa dalam mencari dan mengolah informasi, membuat dan menguji hipotesis yang menggambarkan hubungan antar data.

Bruce Joyce : Berorientasi pada klasifikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 2.       Penemuan Konsep ( Concept Attainment)
  • Model penemuan konsep relatif sama dengan model induktif.
  • Dirancang untuk mengajarkan konsep dan membantu siswa lebih efektif dalam mempelajari konsep.
  • Metode ini merupakan metode efisien dalam menyajikan informasi yang tersusun dan terencana dari ruang lingkup topik yang luas bagi siswa pada setiap tingkatan perkembangan.
  • Tokoh Pengembang : Jerome Bruner, Goodnow dan Austin (1967) dan diadaptasi oleh Lighthall dan Joyce.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 3.       Model Induktif Kata Bergambar (Picture-World Inductive Model)
  • Tokoh Pengembang : Emily Calhoun (1999)
  • Dirancang dari suatu penelitian tentang bagaimana iswa tidak hanya bisa melek huruf pada huruf cetak, khususnya menulis dan membaca, tetapi juga bagaimana mendengarkan dan mengucapkan kosa kata yang telah dikembangkan.
  • Merupakan perpaduan model berfikir induktif dan model penemuan konsep agar siswa dapat belajar kata-kata, kalimat-kalimat dan paragraf-paragraf.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 4.       Penelitian Ilmiah (Scientific Inquiry)
  • Tokoh Pengembang : Josep Schwab (1965)
  • Pada awalnya siswa dibawa ke dalam proses ilmiah dan dibantu mengumpulkan dan menganalisis data, dibantu memeriksa hipotesis dan teori, dan dibantu merefleksikan tujuan konstruksi pengetahuan.
  • Dapat diterapkan untuk memperkenalkan siswa-siswa baru tentang ilmu pengetahuan (Metz, 1995)
  • Memiliki pengaruh penting pada pemerataan pembelajaran, yang secara virtual dapat menghilangkan disparitas gender (Parker dan Offer, 1987) dan mengurangi perbedaan status sosial ekonomi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 5.       Latihan Penelitian
  • Tokoh Pengembang :Richard Suchman, Howard Jones

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 6.       Mnemonik (Mnemonics)
  • Tokoh Pengembang : Michael Preesley, Joel Levin, Richard Anderson
  • Merupakan strategi-strategi menghafal dan mengasimilasikan informasi
  • Mengajarkan trik-trik yang bisa digunakan siswa untuk meningkatkan kajian informasi dan konsep, baik secara individual maupun kelompok.
  • Oleh karena aktifitas menghafal terkadang membosankan sebab harus melakukan aktifitas mengulang terus menerus (repetition)sehingga orang terkadang menyangka bahwa pembelajaran mnemonik hanya berkaitan dengan informasi yang berada di tingkat paling rendah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 7.       Sinektik (Synectics)
  • Tokoh Pengembang : William Gorgon
  • Dirancang untuk membantu guru memecahkan masalah dan menulis berbagai aktifitas, serta memperoleh perspektif-perspektif baru dalam membuat topik dari berbagai bidang
  • Mampu memperkenalkan kerja kolaboratif, ketrampilan belajar, dan rasa persahabatan diantara siswa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 8.       Advance Organizer
  • Tokoh Pengembang : David Ausubel, Lawton dan Wanska
  • Dirancang untuk menyediakan struktur kognitif pada siswa dalam memahami presentasi pelajaran melalui ceramah, membaca, dan media lain.

 

 

 

Pos ini dipublikasikan di model-model pembelajaran. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s